ASSALAMU’ALAIKUM
Alhamdulillah, akhirnya selesai juga tulisan ini. Dan saya juga berterima kasih kepada teman-teman karena telah bersedia membantu selesainya tulisan ini, n maaf ya kalau apa yang teman-teman katakan ada yang belum tercantum.
Disini saya ingin menceritakan tentang apa yang saya analisa dari berbagai kisah Q dan teman-teman mengenai “membaca AL-QUR’AN bisa mempengaruhi daya ingat seseorang bahkan kecerdasan”. Saya membuat tulisan ini karena saya ingin berbagi kisah kepada para pembaca bahwa apa yang saya dengar dari pengajian yang disampaikan oleh KH. CHOLIL DAHAN memang benar-benar terbukti. Yang di sampaikan oleh beliau adalah “Kalau ingin mempunyai ingatan kuat, maka rajinlah membaca Al-Qur’an. Kalau ingin teliti, belajarlah Nahwu Shorof”. Mungkin ada makna tersirat dari kalimat itu. Tapi, saya hanya menganalisa makna tersuratnya saja, karena kemampuan saya terbatas.
Mungkin kecerdasan seseorang sudah ditetapkan sejak sebelum lahir. Tapi ALLAH SWT juga pernah berfirman dalam Al-Quran ”sesungguhnya allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika mereka tidak berusaha untuk merubahnya”. Dan berdasarkan pengalaman yang saya lalui, ternyata tidak ada orang cerdas tanpa belajar. Dan ternyata, mendapatkan kecerdasan pun banyak sekali cara yang dilalui, dan itu pun berbeda-beda. Berdasrkan interview yang saya lakukan pada teman saya, ternyata dia pun cerdas tidak karena tidur, tapi dia cerdas dengan cara belajar dan kebanyakan dari orang yang cerdas adalah mereka rajin membaca Al-Qur’an.
1. Riffiana Izza, seorang cewek jenius dengan banyak prestasi. Dia lulusan MA Darul Ulum Jombang. Cewek ini hobinya membaca novel. Dan sistem belajarnya pun sama seperti teman-teman lainnya. Tapi, dia pun juga rajin membaca Al-Qur’an.
2. Vita Nur Ifthitahiyyah, juga seorang cewek pintar dengan berbagai kemampuan. Dia lulusan MA Darul Ulum Jombang. Kalau cewek ini belajarnya sih sama aja, tapi dia ikut les. Dan dia juga rajin baca Al-Qur’an.
Memang, cerita 2 orang cewek di atas tidak saya tulis semua. Tapi, saya hanya menuliskan garis besarnya saja yaitu mereka “rajin baca Al-Qur’an” . saya juga mempunyai teman hafidz. 80% dari teman Q yang hafidz, mereka memiliki otak yang cerdas.
Dan satu lagi kejadian yang di alami oleh nenek Q sendiri. Beliau umurnya sudah lebih dari 70 thn. Dan yang saya kagumi dari nenek Q adalah ketika beliau bercerita tentang masa lalunya. Bahkan tanggal kejadian sampai tahun kejadiannya pun masih ingat. Selain itu beliau juga masih cerdas dan tidak pikun. Saya pun menanyakan kegiatan yang dilakukanya, dan di dalam kegiatan itu salah satunya adalah “SELALU MEMBACA AL-QUR’AN PADA PAGI dan SORE”. Nah, dari inilah saya percaya bahwa apa yang saya dapat ketika mengaji TERBUKTI….!! bahkan buktinya pun adalah orang-orang yang ada di sekeliling Q.
PERCAYA ATAU TIDAK….???
itu Hak anda…
Saya pun tidak tahu apakah ini yang di sebut dengan “BAROKAH” dari membaca Al-Qur’an???
Wallahu a’lam…..
Cukup sekian dulu dari saya, jika ada kurangnya saya mohon maaf dan bisa anda tambahi (komentari).
TERIMA KASIH
WASSALAM