LONDON, KOMPAS.com – Pelatih Arsenal Arsene Wenger cemas terhadap kondisi mental pemainnya setelah kekalahan 2-3 di tangan Tottenham Hotspur.

Wenger dan timnya pantas kecewa atas hasil pertandingan di kandang mereka itu. Sebab, “The Gunners” sempat unggul 2-0 di babak pertama, tapi kebobolan langsung diberondong tiga gol di babak kedua.

“Para pemain sangat-sangat terpukul (seusai kekalahan itu). Mereka tahu, pada dasarnya mereka menyia-nyiakan sebuah pertandingan yang ada dalam genggaman kami. Tak masuk akal kami kalah dalam laga yang menarik di mana kami unggul 2-0,” kata Wenger jelang pertandingan Liga Champions melawan Braga.

Pelatih asal Perancis itu mengakui, pemainnya kehilangan konsentrasi sehingga gagal mengendalikan permainan. Ini bisa disebabkan oleh sikap pemain yang meremehkan lawan dan ini tidak boleh terjadi lagi.

“Mentalitas dapat menjadi sebuah masalah. Itu bahaya. Saya tidak mengatakan itu pasti terjadi, tapi ada kekhawatiran (bakal terjadi). Jika itu terulang, itu akan menjadi hal yang dapat menghambat tim,” paparnya.

Meski demikian, Wenger yakin para pemainnya bisa mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, ia belum merasa perlu memanggil psikolog untuk membantu mengangkat moral dan mental pemainnya.

“Anda fokus pada hal teknis permainan dan bukan pada hasil yang diinginkan. Saya sangat ingin tim ini menang, sehingga saya (akan) memberikan setiap tetes darah saya untuk memastikan tim ini menang,” tegas pelatih berjuluk “Sang Profesor” itu.

Dalam duel versus Braga, Selasa (23/11/2010) malam nanti, “Meriam London” tidak akan diperkuat oleh sejumlah pemain kunci. Gael Clichy masih bermasalah dengan cedera punggung. Andrey Arshavin dan Robin van Persie juga harus diistirahatkan untuk memulihkan kebugaran. Sebagai pengganti Van Persie, Wenger akan menurunkan striker Denmark, Nicklas Bendtner. Selam ini Bendtner selalu menjadi pemain cadangan di liga.

 

dikutip dari : http://www.kompas.com