Archive for Desember, 2010


Download Software

DOWNLOAD DOWNLOAD DOWNLOAD

Download Software+Crack for Windows Gratis :

Download Manaqib dan Istighotsah disini

(Untuk software Windows yang di compress menjadi archive, passwordnya = faishal)

Tutorial menggunakan TURBO BASIC

Turbo Basic adalah program BASIC yang sederhana. Saya akan menulis sedikit tutorial tentang Turbo Basic.

Jika anda belum mempunyai program turbo basic. anda bisa download disini
, juga disertakan beberapa contohnya.

(password = faishal)

  • Membuat Tulisan Berjalan
  • Membuat tulisan dalam turbo basic berjalan, anda bisa menulis kode dibawah ini pada turbo basic anda.

    Teks$=” Lamongan Kota Adipura”
    for i = 1 to 30 step 0.0003
       Locate 4,(-20+Len(Teks$)+i)
       ? Teks$
    Next i

    jika dijalankan maka akan tampil seperti ini :

    jalan

  • Membuat Program mengurutkan Data
  • Ini adalah contoh program dalam turbo untuk mengurutkan data string

    Dim nama$(100)
    input "Berapa banyak nama yang mau diurutkan";n
    for i = 1 to n
       ? "Data Ke-";n
       input nama$(i)
    next i
    ? "Data Sebelum Diurutkan :"
    for i = 1 to n
       ? nama$(i)
    next i
    'Proses Pengurutan
    for i = 1 to n-1
       for j = 1 to n-1
          if nama$(j) > nama$(j+1) then
             swap nama$(j), nama$(j+1)
          end if
       next j
    next i
    ?
    ? "Data Setelah Diurutkan :"
    for i = 1 to n
       ? nama$(i)
    next i
    end

    jika dijalankan maka akan tampil seperti ini :

    urut

Sekian dulu dari saya. Mungkin beberapa hari lagi akan saya bahas tutorial tentang visual basic.

Terima Kasih

Berdoa merupakan sebuah pekerjaan yang memerlukan motivasi.  Motivasi yang dimiliki oleh setiap orang yang berdoa beragam dan beraneka coraknya. Terkadang ada orang yang berdoa meminta kepada Tuhan untuk diberikan anak, istri, rumah, mobil, naik pangkat, kesehatan, kebaikan dan keselamatan. Ada juga orang yang berdoa yang memiliki motivasi yang lebih tinggi dan menjulang dari yang pertama. Doa bagi orang ini merupakan wasilah untuk meminta kepada Tuhan urusan-urusan maknawiah dan kesuksesan untuk melakukan aktifitas penghambaan. Dan yang tertinggi dari semua itu adalah orang yang berdoa karena hanya ingin bercengkerama dengan Tuhan dan mentaati perintahnya. Saya dan Anda mungkin belum mencapai tingkatan berdoa yang disebutkan belakangan. Minimal, dengan persangkaan baik, tidak terlalu bersahaja bertengger pada tingkatan berdoa golongan pertama. Semoga dengan melatih dan menempa diri di hari-hari yang suci, tidak menutup kemungkinan saya dan Anda mencapai tingkatan berdoa yang hanya ingin bercakap-cakap, curhat dan bercengkerama dengan Sang Kinasih.

Doa yang kita bahas pada kesempatan ini adalah: Permohonan kepada Allah SWT supaya dianugerahkan pikiran yang terbuka yang dengannya dibuahi kecerdasan untuk mencari kebenaran, terjauhkan dari kebodohan dan tipu-daya, dan anugerah kebaikan.

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنَ وَ التَّنْبِيْهَ وَ بَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَ التَّمْوِيْهِ

وَ اجْعَلْ لِيْ نَصِيْبًا مِنْ كُلِّ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ، بِجُوْدِكَ يَا أَجْوَدَ الْأَجْوَدِيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini pikiran dan kecerdasan, jauhkanlah aku di bulan ini dari kebodohan dan kesesatan, dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari setiap kebajikan yang Engkau turunkan di bulan ini. Dengan kedermawanan-Mu, wahai Zat Yang Lebih Dermawan dari para dermawan.

Tiada yang melebihi nikmat akal yang dimiliki manusia. Akal dan pikiran merupakan keindahan manusia dan modal bagi kehidupan dan penghambaan. Akal yang cerdas merupakan pelita dan media penyelamat. Akal yang terbebas dari kebimbangan, keragu-raguan, memiliki kesiapan ekstra dalam menerima pelbagai hakikat dan meraup nasihat serta wejangan.

Tatkala manusia ingin beribadah dan mentaati Allah SWT ia memerlukan pengetahuan yang menjulang dan makrifat yang menukik serta pikiran yang tajam. Apabila manusia tidak terjaga dan tajam pikiran ia terlena dalam gelapnya kebodohan dan kedunguan. Dalam kondisi seperti ini, ia tidak dapat menuruti titah Tuhan. Bukankah dalam sebuah hadis disebutkan bahwa “Tuhan tiada disembah dengan kebodohan.”

Hamba yang baik adalah hamba yang cerdas, berpengetahuan, berpikir tajam, memahami dengan baik dan mengetahui apa yang menjadi tugas-tugasnya. Pada hari ini kita memohon kepada Allah SWT supaya dianugerahkan akal dan kecerdasan sehingga dengan bekal yang berharga itu kita dapat mengabdi kepada-Nya.

Dzihn (pikiran) dan Tanbih (kecerdasan) adalah dua hal yang saling bertautan. Yang pertama merupakan mudrik (media untuk mencerap) dan yang kedua merupakan mudrak (yang tercerap). Dzihn merupakan kekuatan pencerap yang dimiliki manusia. Dimana apabila ia tidak memiliki mudrik, ia tidak mampu mencerap apapun. Tanbih kondisi yang dijumpai dari media ini. Ketika pikiran beroperasi, ia memperoleh kecerdasan berupa pengetahuan dan makrifat. Namun bagaimana kita dapat senantiasa memperoleh pikiran tajam dan kecerdasan seperti ini? Kita memohon kepada Allah SWT, dan Dia pasti akan memberikan namun dengan beberapa syarat tertentu. Iman yang menghasilkan visi yang jelas. Ketakwaan yang mewujudkan optimisme.  Hadis nabawi menyatakan demikian: “Takutlah kalian akan firasat Mukmin karena ia melihat dengan cahaya Tuhan.” (Mizân al-Hikmah).

Pikiran yang tajam dan kecerdasan merupakan anugerah yang sangat besar dan penuh berkat yang kita pinta dari Tuhan dalam doa ini. Apabila kedua nikmat besar ini tidak ada, maka tidak akan kita jumpai, optimisme, visioner, engineer masa depan?

Apabila kita meminta kepada Tuhan dua pelita benderang ini maka kita harus mengenyahkan segala noda yang mengkontaminasi akal dan jiwa sehingga pelita pikiran dan lentera kecerdasan dapat menerangi jalan yang kita tuju. Apabila tidak, “Menjadi budak hawa nafsu menutupi cahaya akal budi dan menenggelamkan surya kecerdasan.”

Suatu waktu Allamah Hasan Zadeh Amuli Hf ditanya ihwal riwayat dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib yang bersabda: “Man lam Yuhadzib Nafsah, Lam Yantafi’ bil ‘Aql (Barang siapa yang tidak melakukan tahzib nafs [pengelokan jiwa], maka ia tidak mendapatkan manfaat dari akalnya), apakah ada hubungan takwini antara tahzib nafs dan intifa’ al-Aql seperti yang disinyalir dalam hadis ini? Allamah menjawab: “Memang terdapat hubungan takwini antara keduanya. Coba tengok orang-orang seperti Musailamah bin Kadzadzab dimana ia merupakan seorang alim namun ia tidak melakukan tahzib an-nafs, lihat bagaimana kesudahannya. Ia memiliki akal namun tidak mengambil manfaat dari akalnya. Akal yang dengannya Tuhan disembah dan melaluinya surga dicapai.

وَ بَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَ التَّمْوِيْهِ

“Dan jauhkanlah aku di bulan ini dari kebodohan dan kesesatan.”

Kebodohan merupakan akar segala kejahatan. Bodoh dan kebodohan pertanda tiadanya cahaya, sebagaimana ilmu merupakan cahaya maka kebodohan merupakan kegelapan. Kesulitan yang dihadapi oleh sebuah kaum bersumber dari kebodohan mereka. Kebodohanlah yang menyeret masyarakat kepada kegelapan. Kita memohon kepada Allah SWT supaya kita terjauhkan dari kebodohan dan kesesatan.

Safih (bodoh) adalah lawan kata dari hakim dan cendekia dan safahat merupakan kontra hikmah dan akal. Tamwih adalah kelicikan, berpura-pura, penuh trik. Tamwih bersumber dari kebodohan dan kedunguan. Dalam mengurai makna safahat disebutkan bahwa maknanya adalah pekerjaan yang tidak masuk akal, berpikir tidak tertata, berkata-kata tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Tamwih, mengemasi barang palsu sebagai barang asli, memperlihatkan sesuatu sebagai kebenaran tetapi sejatinya kebatilan, memamerkan loyang sebagai emas, menyuguhkan bubur sebagai tinja. Imam Mujtaba  pernah ditanya ihwal safahat,  jawabnya: “Orang yang mengejar yang rendah dan menyesatkan sahabatnya.” (Bihârul Anwâr) Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa: “Kebodohan merupakan senjata orang-orang dungu, kendaraan kejahatan dan kunci kebencian.”

Orang dungu dalam ucapan dan perbuatan, dalam pikiran dan tindakan, dalam pergaulan dan interaksi sosial adalah orang-orang yang terlelap dan penuh fantasi, penuh harapan-harapan yang tak akan kunjung terpenuhi.

Mukmin yang berakal memohon kepada Allah SWT kiranya dijauhkan dari kedua kejelekan ini dan hidup dalam pancaran cahaya akal, visi (bashirat) dan hikmat.

Imam Ridha bersabda: “Sahabat bagi setiap orang adalah akalnya dan musuhnya adalah kedunguannya.” Imam ‘Ali bersabda: “Kebodohan merupakan penyakit yang paling buruk.” Lagi dari lisan suci Imam ‘Ali: “Kebodohan merupakan akar segala kejahatan.” “Sekiranya para hamba berhenti tatkala ia tidak tahu maka ia tidak akan kafir dan tersesat.”

Iya dalam safahat terpendam kedunguan, adapun tamwih merupakan penyalahgunaan akal yang menyesatkan masyarakat, penuh dusta dan tipu-daya.

Syahdan sekelompok pendukung Muawiyah mengejek dengan membanding-bandingkan Imam Ali dan Muawiyah bahwa Muawiyah dalam urusan politik lebih lihai dan cerdik ketimbang Imam Ali. Mendengar hal ini, Imam Ali berkata: “Sekiranya kalau bukan karena takwa, maka akulah orang yang paling lihai dan cerdik berpolitik di dunia Arab.” Politik yang diterapkan oleh Muawiyah adalah jenis penggunaan tamwih. Berpura-pura dalam jubah kesalehan dan takwa namun menikam Islam dari dalam. Tentu politik yang diseru Imam ‘Ali adalah bukan politik abad jahiliyah ala Mu’awiyah yang mengedepankan al-ghaya tubarrir al-wasilah atau di zaman modern politik the end justifies the means ala Macheavelli yang serba menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Politik yang jauh dari bau dan semerbak takwa.  Pada musim-musim pemilihan CAPRES/CAWAPRES, politik semacam ini ramai dipraktikkan orang dimana-mana. Menurut orang-orang seperti ini berpolitik adalah the art of possiblity. Segalanya serba mungkin, dengan trik dan tipu-daya kalau perlu.

وَ اجْعَلْ لِيْ نَصِيْبًا مِنْ كُلِّ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ

Dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari setiap kebajikan yang Engkau turunkan di bulan ini.

Seorang Mukmin pada setiap keadaan akan bersikap qanaah. Dalam menuntut kebaikan itu pun dari sumber kebaikan dan mata-air emanasi ia tidak puas dan ingin setiap kebaikan yang diturunkan Tuhan ia ingin mengambil saham dan bagian.

Keinginan ini menandaskan keluasan pandangan dan ketinggian spirit seorang pendoa. Tatkala sosok di hadapan yang kita pintai, Tuhan yang merupakan samudera kedermawanan dan kepemurahan. Keagungan Tuhan menuntut bahwa apa yang kita minta juga harus merupakan sesuatu yang agung. Di bawah kolong langit ini, terdapat banyak orang yang menengadahkan tangannya meminta kepada Tuhan. Kita pun di hari  ini dan di saat ini juga ikut dalam barisan orang-orang tersebut mengulurkan tangan kepada Tuhan untuk meminta saham dari segala kebaikan yang diturunkan di muka bumi. Segala keindahan, keagungan, kesempurnaan yang merupakan kebaikan kiranya diberikan kepada kita di hari ini. Menjalankan puasa, menegakkan shalat, meraih keridhaan Tuhan, mendapatkan taufik membaca ayat tadwini dan takwini, anugerah pikiran yang tajam dan kecerdasan, seluruhnya merupakan kebaikan (di samping kebaikan-kebaikan lainnya) dari Tuhan di bulan ini.

، بِجُوْدِكَ يَا أَجْوَدَ الْأَجْوَدِيْنَ

Kita memohon kepada Zat Yang Mahadermawan dan fayyadh mutlak yang tiada melebihi dan mengungguli kedermawanannya. Kedermawanannya tidak mengurangi rahmat-Nya. Kepemurahan-Nya tidak membuat orang merasa berhutang-budi atau jasa. Pemberian-Nya tanpa pamrih tidak sebagaimana makhluknya memberi. Manusia sebagai makhluk tatkala memberikan sesuatu berharap sesuatu sebagai imbalannya. Namun Tuhan Mahadermawan dan Kedermawanan adalah sifatnya. Di penghujung doa ini kita ingin menyampaikan bahwa Tuhanku aku tidak akan bakhil, aku ingin memberikan manfaat dan berlaku kebaikan kepada orang lain. Aku ingin mencapai derajat jud (dermawan) tanpa adanya sifat ini sekali-kali aku tidak akan sampai pada Yang Mahadermawan. Tuhanku tanamkan pada diriku sifat dermawan sehingga menjadi pancaran sifat jawâd-Mu. Amin Yaa Rabbal Alamin ..

8 Kecerdasan Manusia

Manusia memiliki kecerdasan yang dapat dibedakan menjadi 8.
Dalam istilah yang lebih populer, kedelapan kecerdasan yang dimiliki oleh manusia itu adalah :

1.Kecerdasan Linguistik : Word Smart

Adalah kecerdasan menggunakan kata-kata secara efektif. Kecerdasan ini sangat berguna bagi para penulis, aktor, pelawak, selebriti, radio dan para pembicara hebat. Kecerdasan juga membantu kesuksesan kariernya di bidang pemasaran dan politik.

Coba anda periksa kepribadian di bawah ini, mana yang merupakan kepribadian anda:
– Suka menulis kreatif di rumah.

– Senang menulis kisah khayal, lelucon dan cerpen.

– Menikmati membaca buku di waktu senggang.

– Menyukai pantun, puisi dan permainan kata.

– Suka mengisi teka-teki silang atau bermain scrable.

Yang manakah kemampuan linguistik anda ??

Jika kamu di sekolah, kampus banyak bicara dan kurang memperhatikan pelajaran atau menikmati menulis puisi di rumah tapi tidak mengerjakan PR, senang bercerita. Kamu mepunyai kecerdasan linguistik. Kembangkanlah potensimu terus. Suatu saat kamu akan menjadi seseorang yang hebat.

2. Kecerdasan Logis- Matematis : Number Smart

Kecerdasan yang satu ini adalah ketrampilan mengolah angka dan kemahiran menggunakan logika dan akal sehat. Ini adalah kecerdasan yang digunakan ilmuwan untuk membuat hipotesa dan dengan tekun mengujinya dengan eksperimen. Ini juga kecerdasan yang digunakan oleh Akuntan pajak, pemrogaman komputer dan ahli matematika.

Coba periksa ketrampilan yang ada pada anda saat ini:
– Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala.

– Menikmati menggunakan bahasa komputer atau progam software logika

– Ahli bermain catur, dan permainan strategi lainnya

– Menjelaskan masalah secara logis

-Merancang Eksperimen

-Suka bermain teka-teki logika

– Mudah memahami sebab-akibat

– Menikmati pelajaran matematika dan IPA serta mendapatkan prestasi yang bagus

Kemampuan logis yang manakah yang saya miliki ??

Inilah kecerdasan yang dikaitkan dengan kecerdasan dalam bersekolah. Jika kamu memiliki kecenderungan kutu buku, mendapat nilai tinggi IPA, menikmati dan berinteraksi dengan komputer, mencoba mencari jawaban yang sulit, maka Kamu berbakat besar dalam kecerdasan ini. Kembangkan terus, suatu saat kamu akan menjadi seorang ilmuwan, akuntan, insinyur, ahli pemrogaman komputer atau mungkin filosofi.

3. Kecerdasan Spasial : Picture Smart

Ini adalah kecerdasan gambar dan bervisualisasi. Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk menvisualisasikan gambar di dalam kepala seseorang atau menciptakannya dalam bentuk 2 atau 3 dimensi. Seniman atau pemahat serta pelukis memiliki kecerdasan ini dalam tingkat tinggi.

Coba periksa ketrampilan yang menurut kamu ada pada diri kamu:

– Menonjol dalam kelas seni kelas.

– Mudah membaca peta, grafik dan diagram.

– Menggambar sosok orang atau benda persis aslinya

– Mencoret-coret diatas kertas

– Lebih mudah memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca.

Jadi yang manakah kemampuan spasial yang anda miliki ??

Seandaianya kamu menonjol dalam kecerdasan ini, kembangkanlah. Karena suatu saat kamu bisa jadi pelukis, pemahat, designer, dan perancang bangun.

4 Kecerdasan Kinestetik- Jasmani : Body Smart

Kecerdasan jasmani adalah kecerdasan seluruh tubuh (atlet, penari, seniman, pantomim aktor) dan juga kecerdasan tangan (montir, penjahit, tukang kay, ahli bedah)

Coba anda piilih ketrampilan yang ada pada diri anda:

– Bergerak-gerak ketika sedang duduk

– Terlibat dalam kegiatan fisik seperti renang, bersepeda, hiking atau bermain skate board.

– Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari.

– Menikmati melompat, gulat dan lari.

– Memperlihatkan kerampilan dalam kerajinan tangan seperti kayu, menjahit, mengukir.

– Menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari, atau kegiatan “kotor” lainnya.

– Suka membongkar sebuah benda kemudian menyusunnya lagi

Lalu kemampuan kinestetik jasmani apa yang anda miliki sekarang ??

Jika anda tidak betah duduk lama-lama dan lebih suka bergerak, menyukai studi lapangan, maka kamu menonjol dalam kecerdasan ini. Maka kembangkanlah terus.

5. Kecerdasan Musikal: Music Smart

Kecerdasan musical melibatkan kemampuan menyanyikan sebuah lagu, mengingat melodi musik, mempunyai kepekaan irama atau sekedar menikmati musik. Dalam bentuknya yang lebih canggih, kecerdasan ini mencakup para diva dan virtuoso piano di dunia seni dan budaya.

Bakat musik adalah sesuatu bakat yang selam ini dibiarkan atau ditelantarkan di sekolah. Jikalau kamu memiliki bakat ini maka ada baiknya mengembangkan di luar lingkungan sekolah.

6. Kecerdasan Antar Pribadi: People Smart

Kecedasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerj untuk orang lain. Kecerdasan ini melibatkan banyak hal, mulai dari kemampuan berempati, kemampuan memimpin, dan kemampuan mengorganisir orang lain.

Nah jika kalian sangat populer di kalangan teman-temanmu dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cepat. Maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah, suatu saat kamu akan menjadi seorang pemimpin, konselor, pengusaha atau organiser komunitas.

7. Kecerdasan Intra Pribadi: Self Smart

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami diri sendiri, kecerdasan untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita sendiri. Kecerdasan ini sangat penting bagi para wira usahawan dan individu lain yang harus memiliki persyaratan disiplin diri, keyakinan, dan pengetahuan diri untuk mengetahui bidang atau bisnis baru.

Jika kamu mampu mengetahui siapa diri kamu sebenarnya, pandai menargetkan dan menentukan target untuk diri sendiri. Kamu percaya diri dan tidak pemalu, maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah terus kecerdasan ini karena sangat dibutuhkan dalam kehidupan untuk meraih kesuksesan.

8. Kecerdasan Naturalis: Nature Smart

Kecerdasan naturalis melibatkan kemampuan untuk mengenal bentuk-bentuk alam di sekitar kita: Bunga, burung, pohon, hewan serta flora dan fauna lainny. Kecerdasan ini dibutuhkan di banyak profesi seperti ahli biologi, penjaga hutan, dokter, hewan dan holtikulturalis.

Kita harus ingat bahwa setiap orang memiliki 8 kecerdasan diatas dan setiap harinya digunakan dan dikombinasikannya. Contohnya saja bila pemain sepak bola menggiring bola maka mereka menggunakan kecerdasan kinestetik-jasmani untuk menggiring bola, kecerdasan spasial untuk memvisualisasikan posisi bola setelah lawan menendangnya, dan kecerdasan antar pribadi untuk kerja sama dengan anggota tim lainnya. Akan tetapi mereka memiliki salah satu kecerdasan yang paling dominan yaitu kinestik-jasmani.

Nah sekali lagi untuk menjadi orang yang sukses anda harus bisa mencari dan menemukan kecerdasan yang paling dominan pada diri kamu dan terus mengasahnya agar menjadi talenta dan orang yang sukses dan hebat.

 

 

dikutip dari : http://www.bayumukti.com/8-kecerdasan-manusia/